Kawan SETAPAK, yuk berpartisipasi dalam Konferensi Tenurial 2017 tanggal 25 – 27 Oktober 2017 di Jakarta!
Konferensi ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK), Kantor Staf Presiden RI (KSP) dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Tenurial (Pemrakarsa) sebagai bagian mewujudkan cita-cita menuju Pembangunan yang Berkeadilan.
Dengan mengusung tema “Mewujudkan Hak-Hak Rakyat: Reformasi Penguasaan Tanah & Pengelolaan Hutan di Indonesia”,

Acara ini merupakan tindak lanjut dari konferensi yang sama ditahun 2011 lalu. Pada 2011, sebuah peta jalan tenurial dirancang dan akan dilihat perkembangannya di konferensi 2017. Adapun tujuan dari kondferensi ini adalah sebagai berikut:

Pertama, melakukan peninjauan ulang dan revisi peta jalan tenurial yang dikembangkan pada masa pemerintahan sebelumnya. Dalam konferensi ini akan ditelusuri kembali perkembangan tiga aras yang perlu dibenahi, yakni (1) perluasan wilayah kelola rakyat, (2) resolusi konflik, dan (3) penetapan kawasan hutan.

Kedua, meningkatkan kolaborasi dan saling berbagi data bersama untuk menuju pemenuhan target pemerintah, melalui penyatuan data, studi kasus dan informasi tentang reforma agraria dan perhutanan sosial, meningkatkan pengetahuan praktisi dan pengambil keputusan dalam mendukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi peluang dan tantangan untuk memajukan pengelolaan hutan oleh masyarakat, dan menyelesaikan konflik dengan memperjelas tata batas hutan, tanah milik, dan tanah Negara.

Ketiga, pada akhir konferensi diharapkan muncul kesepakatan dan koordinasi pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan program reforma agraria melalui perhutanan sosial serta legalisasi dan redistribusi tanah untuk mencapai pembangunan berkeadilan.

Acara akan terbagi menjadi tiga bagian, sebagai berikut:

Hari I, Rabu, 25 Oktober 2017 (09.00—20.30) : Pembukaan dan Dialog Kebijakan tentang Referensi dan Perspektif Konstitusi, Kebijakan Pemerintah, dan Kompleksitas Empiris dari Penguasaan Tanah dan Pengelolaan Hutan.

Hari II, Kamis, 26 Oktober 2017 (098.00—19.00): Diskusi Panel dengan 10 topik:

  1. Percepatan Pencapaian Target Perhutanan Sosial
  2. Percepatan Reforma Agraria untuk Mengatasi Ketimpangan Struktur Agraria dan Kesenjangan Ekonomi
  3. Pengakuan Hutan Adat untuk Perlindungan Masyarakat Hukum Adat dan Pendistribusian Manfaat
  4. Pengakuan Hak Tenurial dalam Penanganan Perubahan Iklim
  5. Hak Masyarakat dalam Areal Konservasi:Pengakuan dan Peran Masyarakat dan Komunitas Lokal
  6. Perlindungan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal dalam Penegakan Hukum
  7. Konflik Tenurial dan Pilihan Penyelesaian Konflik
  8. Ragam Tenurial untuk Melindungi, Mengelola, dan Memulihkan Gambut
  9. Pengembangan Ekonomi Berbasis Masyarakat Melalui Ragam Inovasi dan Investasi UMKM Kehutanan
  10. Peran Swasta dalam Menghormati Hak Tenurial dan HAM Ragam Persoalan Tenurial di Kawasan  Hutan Lindung dan Taman Hutan Raya

Hari III, Jumat, 27 Oktober 2017 (09.00—16.00):  Diskusi pleno Inovasi Kebijakan RA dan PS serta kesimpulan dan Rekomendasi rencana aksi.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan kunjungi:
Website    : www.tenureconference.id
Twitter      : @tenureid
Facebook : TenureConference
Instagram : @tenure.conference

comments